Jakarta - Polisi masih memeriksa intensif Tri Sutrisno alias A Ju (25), guru Bahasa Inggris di SMP BPK Penabur, Jakarta Utara. Dari hasil pemeriksaan, terungkap motif A Ju mengirimkan chat berkonten pornografi itu ke beberapa siswinya.
"Jadi dia kirim chat itu untuk memancing korban dengan percakapan berbau seks dan pornografi," ujar Panit Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Rovan Richard Mahenu kepada Laskar99com, Selasa (15/8/2017).
Tidak hanya itu. Tersangka, menurut Rovan, berharap bisa melakukan lebih apabila ada siswinya yang menanggapinya lebih 'serius'.
"Tujuannya buat mancing korban. Kalau korbannya nanggepin secara serius atau tertarik, nanti bisa diajak untuk yang lebih lagi," imbuhnya.
Sejauh ini baru terungkap bahwa A Ju mengirimkan chat porno itu ke siswinya. Para orang tua korban yang mengetahui hal itu merasa terganggu dengan obrolan A Ju via Line kepada anak-anaknya.
Orang tua yang merasa cemas kemudian mengadukan hal ini ke Subdit Jatanras Diteeskrimum Polda Metro Jaya. Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui sudah ada empat siswi yang menjadi korban chat porno A Ju.



No comments:
Post a Comment