Denpasar - Jajaran Polda Bali memusnahkan 7,9 Kg ganja dan 1,1 Kg sabu dengan cara dibakar di mesin khusus milik BNNP Bali. Ada 668 butir ekstasi, 10 butir diazepam, dan ribuan liter alkohol turut dihancurkan.
Kegiatan itu dilakukan di halaman Mapolda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Selasa (15/8/2017). Acara ini dipimpin Kapolda Bali Irjen Petrus R Golose dan disaksikan oleh Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Artha, Kepala Bea Cukai Ngurah Rai Budi Hardjanto, Kalapas Kerobokan Tonny Nainggolan, dan perwakilan Pengadilan Negeri Denpasar, Kejaksaan Negeri Denpasar, Kejaksaan Tinggi Bali serta Pemprov Bali.
"Pengungkapan dari bulan Januari sampai Juli 2017 mengalami kenaikan signifikan, dengan barang bukti narkotika dan tersangka terus meningkat dibandingkan tahun lalu," kata Petrus.
Barang bukti yang telah disita hingga Juli 2017 berupa ganja sebanyak 7.960,64 gram dan satu batang pohon ganja setinggi 135 cm. Sepanjang 2016 lalu, total ganja yang disita sebanyak 10.876 gram, sehingga pengungkapan semester pertama 2017 ini menunjukkan tren kenaikan pengungkapan.
Kemudian barang bukti berupa sabu pada semester pertama 2017 disita sebanyak 1.187,55 gram, dibandingkan sepanjang 2016, sabu yang disita sebanyak 6,60 Kg. Untuk esktasi yang disita sepanjang semester pertama 2017 yakni sebanyak 668 butir.
"Kegiatan pemusnahan barang bukti dan temuan narkoba ini langkah strategis sebagaimana diatur UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Hal ini sebagai upaya untuk menghindari hilangnya barang bukti, sehingga secara tidak langsung kegiatan ini melindungi masyarakat dari bahaya narkoba," ujar Petrus.
Selain narkoba, 10 butir diazepam, 4.212,9 liter arak dan 1.732 botol miras juga turut dimusnahkan. Pemusnahan arak dilakukan dengan cara dibuang ke septic tank, dan botol miras dimusnahkan dengan cara dilindas oleh alat berat.
"Saya mengimbau dan mengajak kita semua untuk berkomitmen menjauhkan diri dari narkoba dan bersama memberantas hingga ke akar-akarnya. Harapan kita menjadikan generasi muda sebagai tulang punggung negara terhindar dari penyalahgunaan narkoba," ucap Petrus.




No comments:
Post a Comment